Your Daily Scan of the New Global Economy

Turkey

Intel Turkey

  • Blast rocks Hezbollah site in south Lebanon

    An explosion rocked a Hezbollah site in southern Lebanon on Sept. 22, residents said, a blast a military source close to the movement said was an accident.

    Posted:

  • EU summit postponed after Michel guard catches Covid

    The European Union leaders’ summit due on Sept. 24 this week has been postponed after a security guard working for the host, EU chief Charles Michel, tested positive for coronavirus.

    Posted:

  • Hamas members see 'false unity' with Palestinian Authority

    Although leading Hamas and Fatah members have repeatedly met in the past few days, the mid-level leading members have been skeptical, as they believe that Fatah and the Palestinian Authority are not committed to reconciliation.

    Posted:

  • Kesuksesan Awal Proyek Kereta Bawah Tanah di Pusat Kota Turki

    Kesuksesan Awal Proyek Kereta Bawah Tanah di Pusat Kota Turki – Saat ini, kereta menjadi opsi transportasi massal yang banyak dipilih oleh negara-negara untuk mengatasi masalah transportasi. Banyak negara yang saat ini mengalami masalah transportasi dengan semakin banyaknya kendaraan pribadi yang digunakan di jalan. Dengan adanya transportasi publik, masyarakat pun memiliki pilihan moda transportasi tanpa harus bergantung pada kendaraan pribadi, dan kereta juga menjadi pilihan yang tepat karena cepat serta memiliki kapasitas penumpang yang tinggi. Hal yang sama juga sedang dilakukan oleh Turki. Negara ini sedang merencanakan jalur kereta baru, dan ini digadang-gadang menjadi salah satu proyek penting yang nantinya akan menopang bisnis negara ini sekaligus mengatasi masalah kemacetan yang ada.

    Kereta yang akan digunakan ini adalah kereta dengan sistem jalur bawah tanah. Jalur metro menjadi nama dari proyek ini, dan Minggu (06/09/2020) yang lalu menandai selesainya pembuatan gerbong pertama untuk kereta ini. Kereta ini nantinya akan menghubungkan Bandara Istanbul serta jantung kota Metropolis. Di hari tersebut, sesuai yang dikatakan oleh Adil Karaismailoglu selaku Menteri Transportasi dan Infrastruktur, produksi pertama telah selesai, dan gerbong pun telah terpasang ke jalur kereta tersebut. Hal tentu menandai salah satu pencapaian dalam proyek pembuatan jalur kereta bawah tanah ini.

    Di akhir bulan ini, pemerintah Turki juga telah merencanakan pengujian performa gerbong kereta yang telah selesai dibuat tersebut. Ini memang menjadi proyek yang sangat penting karena jalur ini nantinya menjadi salah satu jalur utama yang menghubungkan bandara utama di negara tersebut dengan pusat kota. Bila ini semua sukses, tentu masalah kemacetan serta mobilitas publik akan bisa teratasi, dan pergerakan ekonomi serta bisnis pun juga akan mengalami peningkatan. Nantinya, jalur kereta ini akan mampu menghubungkan penumpang dari kota Gayrettepe dan bandara dalam durasi sekitar 35 menit. Panjang total dari jalur ini adalah 37,5 km, dan di dalamnya aka nada sembilan stasiun yang akan dihubungkan oleh jalur kereta bawah tanah ini. Bahkan, dari segi performa kereta, ini akan menjadi kereta dengan kecepatan tertinggi di Turki, yang mana kecepatan maksimalnya adalah 120 km/jam atau sama dengan 75 mil/jam.

    Karaismailoglu juga mengatakan bahwa nantinya akan dibuat sekitar 10 gerbong kereta bawah tanah, dan diprediksi bahwa semua proyek pembuatan gerbong kereta ini akan segera selesai. Estimasi awalnya adalah pada bulan Agustus 2021, namun ternyata hal ini masih bisa dibuat lebih cepat, sehingga perhitungan yang ada saat ini menunjukkan bahwa produksi ini justru bisa selesai pada akhir tahun ini. Menteri Transportasi dan Infrastruktur ini juga menaruh rasa bangga tersendiri pada pencapaian Turki dalam menyelesaikan kereta bawah tanah dengan kecepatan yang sangat tinggi ini. Beliau mengatakan bahwa walau kecepatan umum dari kereta mencapai 80 km/jam, kecepatan maksimal yang dibutuhkan masih bisa ditingkatkan dan 120 km/jam adalah suatu pencapaian yang patut diapresiasi.

    Dalam proses produksinya, beliau juga mengatakan bahwa sumber daya lokal mendapatkan penekanan tersendiri dari pemerintah Turki. Baik itu untuk proses produksi serta konstruksi jalur serta gerbongnya, prioritas diberikan pada sumber daya lokal agar hal ini memberikan rasa bangga tersendiri pada negara yang mana tidak perlu terlalu bergantung pada sumber daya asing. Semua kereta yang akan digunakan ini dibangun sepenuhnya di Turki, dan rasio lokalitas yang ditetapkan pemerintah setidaknya harus mencapai angka 60%. Ketika proyek ini selesai, tentu saja ini akan menjadi pencapaian tersendiri bagi negara Turki. Selain menopang transportasi, berbagai sektor lain di negara ini juga akan mendapatkan efek positifnya.

    Posted:

  • Minister condemns attack on health workers in Ankara hospital

    Health Minister Fahrettin Koca has condemned a recent attack on health workers taking shelter in an Ankara hospital after the violent relatives of a deceased man tried barging into the emergency room on Sept. 21.

    Posted:

  • Temuan Cadangan Gas Alam Turki di Laut Hitam

    Temuan Cadangan Gas Alam Turki di Laut Hitam – Hingga saat ini, gas alam dan minyak bumi masih menjadi salah satu sumber utama energi di dunia. Walau energi terbarukan sudah mulai dipopulerkan dan menjadi pilihan dari berbagai negara di dunia, ini tidak membuat minyak bumi dan gas alam seketika dilupakan. Kenyataannya, kebergantungan pada sumber daya berbahan bakar fosil ini masih sangat dibutuhkan dalam berbagai sektor ekonomi, baik itu untuk transportasi hingga sumber daya listrik negara. Karena itu, eksplorasi sumber-sumber gas alam dan minyak bumi terus dilakukan, dan negara bisa dipastikan akan menjadi sangat kuat dan kokoh ekonominya ketika memiliki cadangan sumber daya ini dalam jumlah besar. Di pertengahan bulan lalu, Turki juga menggemparkan dunia dengan temuan cadangan gas alam yang baru saja ditemukan. Temuan ini menjadi hal yang sangat mengagumkan bagi negara Turki karena cadangan yang didapatkan memiliki kapasitas yang sangat besar.

    Secara khusus, Presiden Recep Tayyip Erdogan memberikan kabar baik di depan media massa. Cadangan gas alam ini bahkan mencapai jumlah 320 miliar meter kubik. Ini tentu menjadi jumlah yang sangat besar, dan ini akan menjadi komoditas ekonomi yang mampu mendongkrak pencapaian yang dimiliki oleh negara ini. Cadangan gas alam ini ditemukan di wilayah Laut Hitam, dan penemuan ini tidak lepas dari jasa kapal bor seismik yang bernama Fatih. Kapal ini merupakan kapal bor seismik pertama yang dimiliki oleh Turki dan dalam eksplorasinya telah memberikan pencapaian yang mengagumkan. Di wilayah Laut Hitam inilah tepatnya cadangan gas alam tersebut ditemukan, yakni di area zona Tuna-1.

    Dalam pernyataannya, Presiden Erdogan juga menambahkan bahwa angka 320 miliar meter kubik ini belumlah angka total dari yang sebenarnya bisa didapatkan. Beliau mengatakan bahwa ini masiih merupakan temuan kecil ladang sumber daya minyak serta gas yang dimiliki oleh Turki. Pernyataan ini tentu sangat menarik karena ini menunjukkan bahwa Turki masih memiliki cadangan sumber daya gas alam dan minyak dalam jumlah yang lebih besar. Presiden Erdogan pun menyebut ini akan menjadi suatu periode baru bagi negara Turki. Setelah penemuan ini, berbagai perencanaan pun sudah dibuat, dan nantinya gas alam ini akan ditujukan untuk konsumsi public mulai dari tahun 2023.

    Yang juga menarik dari kabar ini tidak hanya besarnya kapasitas gas alam tersebut, tapi juga peran dari kapal bor seismik yang digunakan. Sebagaimana yang disebutkan, ini adalah kapal pertama yang dimiliki oleh Turki. Kapal ini dinamai Fatih yang merujuk pada nama tokoh besar Muhammad Al-fatih. Beliau adalah seorang penakluk Kota Konstantinopel di masa lalu. Nama ini diberikan untuk menghormati dan mengenang jasa tokoh luar biasa ini. Siapa yang menyangka pula bahwa kapal Fatih ini pun kemudian bekontribusi dalam membawa suatu periode baru bagi negara Turki dalam pengelolaan minyak serta gas bumi.

    Kapal ini memulai pelayaran perdana pada 25 Juni 2020. Ini merupakan saat-saat di mana Turki sebenarnya sedang menghadapi pandemi COVID-19 yang kemudian memuncak di negara tersebut. Namun, kondisi ini tidak menghalami keputusan pemerintah untuk tetap menjalankan pelayaran perdana Kapal Fatih ini. Hal ini karena berbagai perencanaan dan persiapan telah dilakukan sejak jauh hari, dan ini pun menjadi suatu misi serta proyek yang sangat penting. Pengeboran pertama pun kemudian dilakukan di bulan Juli di Zona Tuna-1 yang kemudian menemukan cadangan sumber gas alam tersebut. Kapal Fatih sendiri memiliki panjang total sekitar 229 meter dengan berat kotor mencapai 5.283 ton. Kemampuan pengeboran dari kapal bor seismik ini mampu mencapai kedalaman 40.000 kaki. Jika kalian ingin tahu lebih detail tentang informasi kapal tersebut, anda bisa mengaksesnya melalui http://104.145.231.244.

    Posted:

  • Turkey a sure friend in unsure times, Erdoğan tells UN

    The world should try to use the institutions and mechanisms it has for multilateral cooperation in the most effective way to overcome the hurdles created by the coronavirus pandemic, President Recep Tayyip Erdoğan has said, adding that Turkey has been playing its part in such efforts.

    Posted:

We are using cookies to give you the best experience. You can find out more about which cookies we are using or switch them off in privacy settings.
AcceptPrivacy Settings

GDPR

  • By using this site, you agree to our Terms of Service and Privacy Policy

By using this site, you agree to our Terms of Service and Privacy Policy

Please read our Privacy Policy and our Terms of Service before Accepting agreement.